Paiton, Probolinggo — SMP Nurul Jadid Paiton Probolinggo melaksanakan kegiatan Pelantikan Pramuka Penggalang pada Selasa, 29 September 2026. Kegiatan yang berlangsung di halaman SMP Nurul Jadid tersebut diikuti oleh seluruh peserta didik dengan penuh semangat dan antusias. Rangkaian kegiatan dimulai pada pukul 07.00 WIB dengan apel pagi. Suasana kegiatan semakin meriah dengan dilaksanakannya lomba yel-yel yang diikuti oleh perwakilan dari masing-masing kelas. Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk penguatan semangat kebersamaan, kekompakan, dan kreativitas peserta didik dalam kegiatan kepramukaan.
Setelah
rangkaian kegiatan awal, acara dilanjutkan dengan prosesi Pelantikan
Pramuka Penggalang SMP Nurul Jadid. Sebanyak 486 siswa dan 632
siswi mengikuti prosesi pelantikan yang dilaksanakan di halaman
sekolah. Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Kepala SMP Nurul
Jadid, Muhammad Jufri, M.Pd., selaku Kamabigus Pramuka Penggalang SMP Nurul
Jadid. Pelantikan berlangsung dengan khidmat sebagai bentuk pengukuhan
peserta didik dalam menjalankan nilai-nilai dan kode kehormatan Pramuka.
Salah
satu bagian penting dalam prosesi tersebut adalah pengucapan Tri Satya
dan Dasa Dharma Pramuka. Pengucapan tersebut menjadi simbol komitmen
para peserta didik untuk menjadikan nilai-nilai kepramukaan sebagai bagian dari
sikap dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari. Prosesi kemudian dilanjutkan
dengan penyiraman air bunga secara simbolik kepada siswa yang
telah ditunjuk. Prosesi tersebut menjadi bagian dari rangkaian pelantikan yang
memberikan suasana khidmat sekaligus menjadi simbol dimulainya komitmen peserta
didik dalam mengikuti kegiatan kepramukaan.
Dalam amanatnya, Kepala SMP Nurul Jadid, Muhammad Jufri, M.Pd., menyampaikan harapan agar seluruh peserta didik dapat mengikuti setiap kegiatan kepramukaan dengan sebaik-baiknya serta senantiasa menjunjung tinggi kedisiplinan. Beliau juga menekankan bahwa pembentukan pribadi yang berintegritas membutuhkan semangat dan tanggung jawab yang kuat. Karena itu, kegiatan kepramukaan diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan di lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter peserta didik. “Pribadi yang berintegritas dapat terbentuk dengan baik apabila disertai dengan semangat dan tanggung jawab" ujarnya.


0 Komentar