UNUJA.AC.ID- Selasa (2/4), bangun mental persatuan dan
kesatuan untuk membangun Indonesia berkeadaban, Ponpes. Nurul Jadid dan
Universitas Nurul Jadid memperoleh kunjungan tamu kehormatan dari Panglima TNI,
Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.IP., dan Kepala Kepolisian Negara Republik
Indonesia, Jenderal Pol. Prof. H. Muhammad Tito Karnavian, Ph.D.
Acara yang dikemas dalam “Ngaji Kebangsaan” tersebut
mendapat antusiasme yang sangat meriah dari para mahasiswa dan santri Nurul
Jadid. Kedatangan beliau disambut dengan sambutan dan gemuruh tepuk tangan dan
ucapan selamat datang dari mahasiswa dan santri.
Acara “Ngaji Kebangsaan” ini menjadi salah satu rangkaian
kunjungan Panglima TNI dan Kapolri ke pondok-pondok pesantren di Jawa Timur.
Dalam sambutan awal, Pengasuh Ponpes. Nurul Jadid, KH. Moh.
Zuhri Zaini, BA., menyampaikan ucapan selamat datang dan terima kasih kepada
Panglima TNI dan Kapolri yang sudah menyempatkan waktunya untuk menyapa dan
memberikan semangat kepada santri dan mahasiswa.
Beliau juga berpesan agar kegiatan “Ngaji Kebangsaan” ini
bisa benar-benar diserap oleh santri dan mahasiswa sehingga bisa meningkatkan
semangat juang dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dan negara khususnya
antar umat beragama.
Turut hadir dalam “Ngaji Kebangsaan”, Wakil Bupati
Probolinggo-Drs. HA. Timbul Prihanjoko, Kapolres Probolinggo-AKBP Eddwi Kurniyanto,
Dandim Probolinggo-Letkol Inf Imam Wibowo dan seluruh tamu undangan dan jajaran
pemerintahan di lingkungan Kabupaten Probolinggo.
Selain mengisi “Ngaji Kebangsaan”, Panglima TNI dan Kapolri
juga telah direncanakan untuk meresmikan Kesatuan Santri Patriot Pondok
Pesantren Nurul Jadid, serta Resimen Mahasiswa UNUJA.
Dalam orasi “Ngaji Kebangsaan” yang disampaikan oleh
Panglima TNI, beliau berpesan agar kita semua bisa saling menjaga kerukunan dan
stabilitas keamanan negara. Beliau juga mengapresiasi para santri dan mahasiswa
karena bisa menjadi salah satu tonggak penegak Bhineka Tunggal Ika, karena pada
diri santri sudah terbiasa diterpa dengan segala macam perbedaan yang ada namun
bisa tetap hidup dan berdampingan secara guyub rukun. (Humas)


0 Komentar