Peringatan hari pahlawan terjadi pada tanggal 10 Nopember setiap tahunnya. Pada tanggal tersebut, diperingati sebagai hari pahlawan Indonesia yang dahulu berhijad melawan kedzaliman tentara kolonialisme Belanda. Awal pertempuran ini terjadi pada tanggal 27 Oktober sampai 10 Nopember, namun karena puncaknya pada tanggal 10 Nopember, maka pada tanggal inilah hari pahlawan di peringati.
Tak luput dari peringatan 10
Nopember, di bumi Pondok Pesantren Nurul Jadid yang turut andil memeriahkan
hari pahlawan ini. Inilah yang menjadi agenda tahunan Pondok Pesantren Nurul
Jadid, pada tanggal 9 Nopember 2020 tepatnya pada malam selasa. Pondok
Pesnatren Nurul Jadid mengadakan Lomba Dramatisasi Puisi. Lomba ini diadakan
sebagai rasa terima kasih dan juga bukti penghormatan kepada para pejuang yang
telah berjuang untuk mempertahankan keutuhan bangsa Indonesia.
Tak lupa dalam memeriahkan Hari
Pahlawan Nasional tersebut, SMP Nurul Jadid sebagai salah satu lembaga
pendidikan yang berada dalam naungan Pondok Pesantren Nurul Jadid mengadakan
dua kegiatan tambahan. Yakni, Upacara Bendera Khusus untuk Peringatan Hari
Pahlawan serta dilanjutkan dengan
penampilan Dramatisasi Puisi.
Jika dilihat dari Tahun-tahun
sebelumnya, peringatan Hari Pahlawan kali ini kali ini terasa sangat khidmat
sebab semua peserta upacara mengikuti alur upacara tanpa ada yang bergurau.
Pada kegiatan upacara bendara yang berjalan kurang lebih 45 menit, bpk.
Butroyanto, S.Pd yang bertugas sebagai pembina upacara, beliau menyampaikan
bahwa tujuan upacara ini ialah sebagai bentuk rasa hormat kita kepada para
pejuang yang telah mendahului kita, dan sebab merekalah indonesia menjadi
merdeka seperti yang kita rasakan saat ini.
Selanjutnya, setelah upacara
bendera usai, terdapat satu kegiatan rutinan tahunan yang dilaksanakan oleh
siswa maupun siswi SMP Nurul Jadid. Yakni, Dramatisasi puisi, yang ditampilkan
oleh sanggar BOSAN dan Sanggar ARTERI SMP Nurul Jadid. Drama ini berjalan
lancar sekitar 30 menit, dan disaksikan oleh seluruh siswa maupun siswi SMP
Nurul Jadid dari kelas VII sampai IX. Pada drama kali ini, kedua sanggar
menampilkan kejadian yang telah terjadi pada kisah 10 Nopember 1945 dan juga
kisah heroik dari pahlawan wanita aceh, yakni Cut Nyak Dien.
Itulah dua agenda tahunan yang
diadakan oleh siswa-siswi SMP Nurul Jadid guna memeriahkan peringatan Hari
Pahlawan. Dan akhir kata yang dapat kami sampaikan ialah; JAS MERAH “Jangan
sekali-kali meninggalkan Sejarah”.


0 Komentar