Paiton, 26 Agustus 2023 - Kabid GTK (Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan) dan Kepengawasan dari Biro Pendidikan Pondok Pesantren Nurul Jadid, Bapak A. Fathorrazi, M.Pd, memimpin pelaksanaan sesi ke-3 Bimbingan Teknis (Bimtek) mengenai implementasi Kurikulum Merdeka. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Meeting SMP Nurul Jadid Paiton pada hari Kamis, 24 Agustus 2023.
Kegiatan Bimtek ini merupakan
bagian dari upaya kontinu yang dilakukan oleh Biro Pendidikan Pondok Pesantren
Nurul Jadid untuk memperkenalkan, mengedukasi, dan membekali seluruh dewan guru
dengan pemahaman yang mendalam tentang Kurikulum Merdeka. Kurikulum Merdeka
merupakan pendekatan baru dalam penyusunan kurikulum yang memberikan lebih
banyak kewenangan kepada sekolah dan guru dalam menentukan jalannya
pembelajaran.
Dalam sesi ke-3 Bimtek ini, Bapak
A. Fathorrazi, M.Pd, berfokus pada penerapan Kurikulum Merdeka dalam mata
pelajaran yang diajarkan di SMP Nurul Jadid. Para peserta yang hadir dalam
bimtek ini adalah seluruh dewan guru yang bekerja berdasarkan kelompok MGMP (Musyawarah
Guru Mata Pelajaran) masing-masing. Bimtek ini menjadi forum yang tepat bagi
para guru untuk saling berbagi pengalaman, strategi, dan ide dalam
mengintegrasikan aspek-aspek inovatif dari Kurikulum Merdeka ke dalam
pembelajaran sehari-hari.
Bapak A. Fathorrazi, M.Pd, dalam
pidato pembukaannya, menekankan pentingnya kreativitas dan adaptabilitas dalam
penerapan Kurikulum Merdeka. Ia juga memotivasi para dewan guru untuk
menjadikan pembelajaran lebih relevan dengan dunia nyata, mengembangkan keterampilan
abad ke-21, dan meningkatkan minat serta motivasi belajar siswa.
Bimtek implementasi Kurikulum
Merdeka ini juga diisi dengan workshop praktis, diskusi kelompok, dan sesi
tanya jawab, yang memberikan ruang bagi para guru untuk berinteraksi langsung
dengan narasumber dan berkolaborasi dengan rekan-rekan sejawat dalam merumuskan
rencana pembelajaran yang inovatif.
Melalui kegiatan ini, Biro
Pendidikan Pondok Pesantren Nurul Jadid berkomitmen untuk terus memberikan
dukungan penuh kepada para guru dalam menerapkan Kurikulum Merdeka dengan
efektif. Diharapkan, melalui pendekatan ini, proses pembelajaran akan semakin
memotivasi, relevan, dan mampu menghasilkan generasi yang siap menghadapi
tantangan masa depan.


0 Komentar