SMP Nurul Jadid, Paiton-
Terdengar suara adzan berkumandang di Masjid Jami’ Pondok Pesantren Nurul
Jadid, seluruh siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Nurul Jadid penuh semangat
mengambill wudu dan berkumpul di Aula SMP Nurul Jadid, pada Rabu (01/11/23)
untuk melaksanakan salat zuhur berjemaah.
Salat zuhur berjemaah ini
merupakan kegiatan yang rutin bagi siswa SMP Nurul Jadid dan dilaksanakan pada
jam istirahat kedua yang diikuti siswa, guru, dan karyawan. Kegiata keagamaan
ini sangat bermanfaat untuk membentuk karakter seluruh siswa SMP Nurul Jadid.
Salat berjemaah dalam kehidupan
sehari-hari begitu penting, apalagi dalam dunia pendidikan Islam. Hal itu
sangat diperhatikan, terutama di SMP Nurul Jadid. Karena mereka dituntut tidak
boleh salat sendiri-sendiri agar rajin melaksanakan salat dengan berjemaah.
Oleh karena itu, upaya yang telah
dilakukan menjadi pembiasaan untuk membantu meningkatkan kedisiplinan dan
ketaatan kepada Allah SWT. Selain itu, siswa juga mendapatkan edukasi bahwa
keutamaan salat berjemaah, diantaranya akan mendapatkan pahala 27 derajat,
dibandingkan melakukan salat sendiri.
Di sisi lain, salat berjemaah
juga dapat memperkokoh persaudaraan, baik antar siswa mapun siswa dengan guru.
Jadi di SMP Nurul Jadid telah diajarkan salat berjemaah sekaligus berlatih
untuk membiasakan salat berjemaah.
Lalu pertanyaannya, jika karakter
siswa bisa dibentuk melalui salat zuhur berjemaah, mengapa siswa masih bersikap
tidak disiplin atau masih berperilaku kurang baik? Jawabannya, ada pada diri
masing-masing siswa.
Mengimplentasikan sikap disiplin
pada siswa tidaklah mudah. Tetapi seiring berjalannya waktu, kesadaran siswa
terhadap pentingnya melaksanakan salat zuhur berjemaah mulai tumbuh, dari
sinilah sikap kedisiplinan siswa terbentuk. Dampaknya, siswa tidak hanya
disiplin dalam salat berjemaah saja. Namun juga dibidang lainnya. (HUMAS/AR)


0 Komentar