SMP Nurul Jadid, Paiton- Siswi
kelas VIII dan IX Sekolah Menengah Pertama (SMP) Nurul Jadid menampilkan sebuah
drama teatrikal Puputan Margarana, dalam rangka memperingati Hari Pahlawan
Nasional bertajuk “Semangat Pahlawan untuk Masa Depan Bangsa dalam Memerangi
Kemiskinan dan Kebodohan” yang bertempat di Halaman SMP Nurul Jadid putri, pada
Sabtu (11/11/23).
Teater tersebut, menceritakan
tentang terjadinya peristiwa perang besar di Bali yang dikenal dengan sebutan
perang Puputan Margarana. Artinya perang di wilayah Margarana, daerah terpencil
di Kabupaten Tabanan, Bali antara Indonesia dengan Belanda selama Revolusi
Nasional Indonesia pada tanggal 20 November 1946. Pertempuran dipimpin oleh
Kepala Kepulauan Sunda Kecil, Kapten I Gusti Ngurah Rai.
Dalam penampilan drama teatrikal
perang Puputan Margarana, melibatkan 17 orang yang masing-masing berperan
sebagai I Gusti Ngurah Rai, Desak Putu Kari, rakyat Bali, Jenderal Belanda,
prajurit, paduan suara, dan narator.
Alisya Githa Putri, sebagai aktor
Desak Putu Kari, mengatakan alasan menampilkan drama teatrikal perang Puputan
Margarana. “Kami awalnya mencari di internet tentang peperangan di Indonesia
terutama di Bali. Ternyata menemukan perang Puputan Margarana yang dipimpin
oleh I Gusti Ngurah Rai. Sementara I Gusti Ngurah Rai termasuk salah satu tokoh
Pahlawan Nasional yang ada di Mata Pelajaran (Mapel) Pendidikan Pancasila
Kewarganegaraan (PPKn),” kata siswi SMP Nurul Jadid asal Bali itu.
Pembina Organisasi Siswa Intra
Sekolah (OSIS), Ibu Endang Lestari, S.Pd, menyampaikan bahwa penampilan drama
teatrikal menjadi kegiatan rutinitas di Hari Pahlawan Nasional dan pengembangan
kreativitas dibidang teater siswi. Karena dengan penampilan tersebut, bisa
kembali mengingat kejadian-kejadian penting yang terjadi di Indonesia khususnya
perjuangan rakyat Indonesia, agar bisa meraih kemerdekaan dengan perjuangan dan
pengorbanan para pahlawan.
“Sebenarnya kegiatan rutinitas
ini salah satu pengimplementasian mata pelajaran yang berkaitan dengan
kepahlawanan di Indonesia seperti PPKn,” ucap Ibu Endang, sapaan akrabnya.
Selain itu, Ibu Endang Lestari,
S. Pd, mengharapkan agar siswi yang lain termotivasi dan mampu mengasah
bakatnya terutama dalam bidang kesenian. Serta dapat meneruskan bakat tersebut
dari kakak-kakak kelasnya, agar terus menularkan bakat seniman drama yang baik.
“Semoga peserta didik SMP Nurul
Jadid, mampu memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa dengan dilandasi semangat
serta nilai kepahlawanan. Juga meningkatkan rasa kecintaan dan kebanggaan
sebagai bangsa dan Negara Indonesia,” imbuhnya. (HUMAS/AR)


0 Komentar