SMP Nurul Jadid, Paiton- Guru Sekolah Menengah Pertama (SMP) Nurul Jadid dan mahasiswa praktikum Universitas Nurul Jadid (UNUJA) menyambut hangat peserta didik dengan penuh rasa kasih sayang, ramah, dan santun di pintu gerbang sekolah, pada Selasa (08/11/23). Agar dapat memberikan pembelajaran suri tauladan yang baik kepada peserta didiknya, yaitu membiasakan berjabatan tangan antara siswa dengan guru.
Kebiasaan tersebut, sudah menjadi rutinitas budaya sekolah
sebelum mulai Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di SMP Nurul Jadid, bahkan
seluruh lembaga yang berada dibawah naungan Pondok Pesantren Nurul Jadid,
Paiton, Kabupaten Probolinggo mulai dari tingkat MI, SLTP, dan SLTA telah
melakukannya.
Selain itu, datang ke sekolah tepat waktu sebagai tonggak
awal mendisiplinkan diri peserta didik. Dan guru sebagai garda terdepan harus
lebih awal hadir di sekolah, yang menunjukkan bahwa guru sudah siap untuk
membimbing dan mendidik peserta didiknya. Sementara setiap pagi ada sekitar 6
sampai 10 orang yang bertugas menyambut di pintu gerbang.
Pembiasaan ini diharapkan mempunyai pengaruh dan manfaat
yang positif baik bagi guru maupun peserta didik. Hal tersebut, sejalan dengan
Undang-Undang (UU) Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional yang
dirumuskan dalam pasal 3 bahwa “Pendidikan Nasional bertujuan mengembangkan
kemampuan, dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam
rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk mengembangkan potensi
peserta didik agar menjadi manusia yang beriman, dan bertakwa kepada Tuhan Yang
Maha Esa, berakhlak mulia, kesehatan, pengetahuan, kemampuan, kreatif, mandiri,
serta menjadi warga negara yang demokratis dan bertanggung jawab”.
Oleh karena itu, semoga para guru diberikan kemudahan dalam
beraktivitas sehari-hari dan kesehatan dalam menjalankan amanah, sehingga
anak-anak generasi penerus bangsa mendapatkan bekal dan pondasi yang kuat untuk
menata masa depan yang cerah. (HUMAS/AR)


0 Komentar