SMP Nurul Jadid, Paiton- Sekolah Menengah Pertama (SMP)
Nurul Jadid melaksanakan kegiatan upacara bendera dalam rangka memperingati
hari Pahlawan Nasional yang ke-78. Peringatan tahun ini bertajuk “Semangat
Pahlawan untuk Masa Depan Bangsa dalam Memerangi Kemiskinan dan Kebodohan” di
halaman SMP Nurul Jadid putra, pada Senin (13/11/23).
Dalam kegiatan tersebut, dihadiri Kepala Sekolah SMP Nurul
Jadid, Bapak Moh. Jufri, M. Pd, Komandan Rayon Militer (Danramil) Paiton,
Kapten Chb Adi Suwarso, Anggota Koramil Paiton, Serma Babun Sugianto, Wakil
Kepala (Waka) Hubungan Masyarakat (Humas), Bapak Nor Taufik Hidayatullah, S.
Si, Waka Kesiswaan, Bapak Ahmad Ismail, S. Pd, seluruh guru dan karyawan SMP
Nurul Jadid, mahasiswa Praktikum Pengalaman Lapangan (PPL) atau Kerja Lapangan
(PKL) Universitas Nurul Jadid, dan seluruh siswa SMP Nurul Jadid putra.
Danramil, Kapten Chb Adi Suwarso, menyampaikan bahwa
kegiatan upacara di hari Pahlawan ini merupakan momentum untuk mengenang
kembali perjuangan para pahlawan yang telah berjuang mengusir penjajah dari
Indonesia, dan membangkitkan semangat para pahlawan yang menjadi inspirasi
dalam memerangi kemiskinan dengan menciptakan kesetaraan.
“Para pahlawan kita sudah memberikan teladan dan mengajarkan
beragam nilai perjuangan untuk kita tiru. Sehingga bisa membawa kemenangan,”
kata Kapten Chb Adi Suwarso, saat memberikan amanat dalam kegiatan upacara
tersebut.
Kemudian Kapten Chb Adi Suwarso, menambahkan kegiatan ini
rangka memberikan penghargaan dan penghormatan kepada pahlawan yang telah gugur
memperjuangkan kemedekaan Indonesia. Para Pahlawan juga telah berjuang dengan
mengorbankan jiwa raga, harta bahkan nyawanya demi masa depan pemuda bangsa
Indonesia.
“Jangan dianggap kegiatan upacara ini ceremonial belaka,
tapi maknai dengan betul-betul. Mari momentum hari Pahlawan ini kita maknai
dengan introspeksi diri, merenungkan nilai-nilai pahlawan dan berkomitmen untuk
berkontribusi bagi kemajuan negara kita,” tegasnya.
Menurut Kapten Chb Adi Suwarso, masyarakat telah bergairah
untuk memberantas kebodohan dan kemiskinan dalam arti yang luas, mulai dari
meningkatkan pengetahuan, melatih keterampilan, sampai budidaya pengelolaan
hasil bumi. Hal tersebut, menjadi tantangan yang sesungguhnya bagi para pemuda sekarang,
agar bisa mengelola sumber daya alam di Indonesia.
“Generasi penerus bangsa harus mempunyai jiwa patriotisme,
menguasai ilmu pengetahuan, pantang menyerah, berdisiplin, berkarakter, dan
keterampilan dibidangnya. Pokoknya para pahlawan tidak rela apabila kita
menyerah terhadap negara penjajah,” jelasnya.
Kapten Chb Adi Suwarso, mengharap bahwa kalian yang akan
menjadi penerus bangsa dan akan menjadi pemimpin bangsa Indonesia. “Jadi
tanamkan jiwa-jiwa kedisplinan kalian. Karena disiplin sama halnya dengan takwa
yang menjadi keharusan untuk segera dilaksanakan dan apa yang tidak boleh
dilaksanakan, kita tinggalkan,” imbuhnya. (HUMAS/AR)


0 Komentar