Acara yang bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang bahaya korupsi ini memberikan kesan yang sangat menarik dengan penampilan dari Nasya, Ayda, dan Cahya. Mereka menceritakan sebuah kisah inspiratif tentang perjuangan melawan korupsi melalui cerita fiksi yang dibawakan secara bergantian menggunakan tiga bahasa. Pemilihan tiga bahasa tersebut bukan hanya menunjukkan kemampuan bahasa yang luar biasa, tetapi juga memperkaya pengalaman mereka dalam memahami pesan yang ingin disampaikan.
Para undanga yang hadir terdiri dari pelajar, guru, dan pejabat pemerintah daerah, sangat mengapresiasi kemampuan ketiga siswi tersebut dalam menyampaikan pesan antikorupsi dengan cara yang kreatif dan menyentuh hati. Acara ini tidak hanya memberikan edukasi mengenai pentingnya integritas, tetapi juga menunjukkan potensi luar biasa yang dimiliki oleh generasi muda dalam mengangkat isu-isu sosial yang krusial.
Melalui story telling ini, diharapkan pesan tentang pentingnya memerangi korupsi dapat semakin melekat di hati setiap individu, terutama generasi muda, yang diharapkan menjadi agen perubahan di masa depan. (Humas/NTH)


0 Komentar