Paiton Probolinggo,
21 September 2026 — SMP Nurul Jadid Paiton,
Probolinggo melaksanakan rapat bulanan guru dan karyawan pada Senin (21/9/2026)
bertempat di Ruang Meeting SMP Nurul Jadid. Kegiatan tersebut dihadiri oleh
seluruh dewan guru dan karyawan SMP Nurul Jadid. Turut hadir Wakil Kepala I Pondok
Pesantren Nurul Jadid, KH. Muhammad Imdad Rabbani, yang memberikan
pengarahan kepada seluruh peserta rapat.
Dalam
arahannya, KH. Muhammad Imdad Rabbani menyampaikan sejumlah pesan mengenai
kondisi pesantren, tanggung jawab dalam menjalankan tugas, serta pentingnya
menjaga nilai-nilai pengabdian atau khidmah dalam menjalankan amanah di
lingkungan Pesantren Nurul Jadid.
Beliau
mengajak seluruh guru dan karyawan untuk tidak hanya melihat kondisi pesantren
dari sisi permasalahan yang ada, tetapi juga mempertahankan dan meningkatkan
berbagai hal baik yang telah berjalan. Menurut beliau, keberlangsungan kegiatan
di sekolah merupakan bagian dari tanggung jawab pesantren sehingga setiap unsur
di dalamnya memiliki peran penting dalam menjaga dan mengembangkan kualitas
pendidikan.
Lebih
lanjut, beliau mengingatkan bahwa setiap pekerjaan dan pengabdian yang
dilakukan saat ini pada hakikatnya memiliki dampak terhadap masa depan. Karena
itu, setiap amanah perlu dijalankan dengan kesungguhan dan kesadaran bahwa apa yang
dilakukan di lingkungan pesantren tidak hanya bernilai untuk kepentingan saat
ini, tetapi juga menjadi bagian dari investasi kebaikan di masa mendatang.
Salah
satu hal yang menjadi perhatian dalam pengarahan tersebut adalah pentingnya
menjaga semangat khidmah. KH. Muhammad Imdad Rabbani mengingatkan bahwa
nilai dasar yang dibangun di pesantren bukan semata-mata persoalan materi,
melainkan semangat berkhidmat dan menjalankan amanah. Menurut beliau, orientasi
pengabdian perlu tetap dijaga agar tugas dan tanggung jawab yang diemban tidak
hanya dipandang dari aspek imbalan.
Beliau
juga menyoroti pentingnya kepedulian bersama terhadap berbagai persoalan yang
terjadi di lingkungan pesantren dan sekolah. Kepedulian terhadap kesalahan
perlu dibangun melalui sikap saling mengingatkan dan melakukan perbaikan. Dalam
konteks tersebut, beliau menekankan pentingnya menjalankan prinsip amar
ma'ruf nahi munkar sebagai bagian dari upaya menjaga lingkungan pesantren.
Pengawalan
terhadap nilai dan aturan pesantren, lanjut beliau, tidak seharusnya hanya
menjadi tanggung jawab individu atau kelompok tertentu. Seluruh guru dan
karyawan diharapkan memiliki kesadaran yang sama untuk saling mendukung,
mengingatkan, dan menjaga satu sama lain dalam menjalankan amanah.
“Harapannya,
pengawalan bisa dilakukan oleh semua individu, bukan hanya orang-orang
tertentu,” menjadi salah satu pesan yang disampaikan dalam pengarahan tersebut.
Di
akhir arahannya, KH. Muhammad Imdad Rabbani mengajak seluruh guru dan karyawan
untuk terus membangun kebersamaan serta saling mendukung dalam menjalankan
tugas. Semangat untuk berkhidmat, menjaga kepedulian, dan bersama-sama
memperbaiki berbagai hal diharapkan dapat menjadi kekuatan dalam meningkatkan
kualitas pendidikan dan keberlangsungan kegiatan di SMP Nurul Jadid.
Rapat bulanan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kembali komitmen seluruh guru dan karyawan dalam menjalankan amanah pendidikan, menjaga nilai-nilai pesantren, serta membangun budaya kerja yang dilandasi semangat kebersamaan dan khidmah.


0 Komentar